Barang yang digondol pelaku yaitu tiga unit monitor beserta CPU, dan dua buah hardisk. Di lokasi kejadian, ada dua monitor LCD sudah terikat tali di atas meja dekat jendela, mengarah ke luar gedung yang tak sempat dijarah para pencuri. Beruntung barang dicuri tersebut tidak terdapat file rahasia.
Kondisi barang-barang raib diketahui pertama kali oleh petugas office boy, Yudistira (27), sekitar pukul 06.30 WIB. Ia bermaksud menyiapkan air minum buat pegawai ke ruangan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya setiap hari tidur di kantor ini. Tapi enggak mendengar suara gaduh atau mencurigakan. Padahal satpam di bawah juga berjaga. Kalau tadi malam, saya tidur jam sebelas," ucap Yudistira kepada wartawan di lokasi kejadian.
Diduga kawanan maling masuk ke ruangan dengan cara mencongkel jendela.
Kasie Statistik Distribusi Pengolahan Data BPS Kota Bandung Wawan Kuswana mengatakan hardisk yang terbenam di perangkat komputer dicuri itu tidak berisi data-data rahasia.
"Dalam hardisk itu berupa data-data yang bisa dipublish masyarakat umum. Seperti data distribusi dan produksi, perkembangan harga hotel di Bandung. Jadi bukan data rahasia. Kerugian barang dicuri itu diperkirakan sepuluh juta rupiah," jelasnya.
Kapolsek Bandung Wetan Komisaris Irzan melalui Panit Reskrim Polsek Bandung Wetan Ipda Mahdar menyebutkan kasus tindak pidana pencurian ini masih diselidiki. Sejumlah saksi dimintai keterangan.
"Kami melakukan penyelidikan. Masuk dan keluar dari mana para pelaku. Dugaan sementara, pelaku masuk dengan cara memanjat melalui jendela samping lantai dua," terangnya saat ditemui di tempat kejadian perkara.
(bbn/ern)











































