Hal itu diungkapkan salah satu guru SD Cempaka Arum, Eulis Arofah. Menurutnya novel yang berada di perpustakaan sekolah sebenarnya sudah diketahui sejak beberapa bulan lalu.
"Sejumlah guru memang sudah membacanya. Tetapi belum pernah dibaca para murid di sekolah ini," jelas Eulis ditemui saat Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda inspeksi mendadak (sidak) ke SD Cempaka Arum, Kota Bandung, Senin (11/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Novel itu memang tidak wajar untuk dibaca anak-anak," paparnya.
Ia mengaku saat itu pihaknya tak melapor temuan novel dinilai jorok dan tidak pantas dibaca anak pelajar lantaran kebingungan mesti lapor ke pihak siapa.
(bbp/ern)










































