Novel tak Layak Baca Belum Sempat Dibaca Murid SD Cempaka Arum

Novel tak Layak Baca Belum Sempat Dibaca Murid SD Cempaka Arum

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 11 Jun 2012 15:41 WIB
Novel tak Layak Baca Belum Sempat Dibaca Murid SD Cempaka Arum
Bandung - Guru SD Cempaka Arum mengaku beberapa novel tak layak dibaca sudah dikirim Disdik Jabar sejak 2011 lalu. Namun novel tersebut belum sempat dibaca anak didiknya.

Hal itu diungkapkan salah satu guru SD Cempaka Arum, Eulis Arofah. Menurutnya novel yang berada di perpustakaan sekolah sebenarnya sudah diketahui sejak beberapa bulan lalu.

"Sejumlah guru memang sudah membacanya. Tetapi belum pernah dibaca para murid di sekolah ini," jelas Eulis ditemui saat Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda inspeksi mendadak (sidak) ke SD Cempaka Arum, Kota Bandung, Senin (11/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, ada empat judul novel yang tidak layak dibaca yakni 'Tambelo Kembalinya si Burung Camar', 'Festival Syahadah', 'Ada Duka di Wibeng', dan 'Tidak Hilang Sebuah Nama'

"Novel itu memang tidak wajar untuk dibaca anak-anak," paparnya.

Ia mengaku saat itu pihaknya tak melapor temuan novel dinilai jorok dan tidak pantas dibaca anak pelajar lantaran kebingungan mesti lapor ke pihak siapa.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini