Kios-Kios Liar Bermunculan di Halaman Pasar Kosambi

Kios-Kios Liar Bermunculan di Halaman Pasar Kosambi

Avitia Nurmatari - detikNews
Minggu, 10 Jun 2012 17:40 WIB
Bandung - Pasar Kosambi yang berdiri 6 lantai kini semakin sepi. Hanya dua lantai saja yang saat ini aktif digunakan untuk berjualan, sisanya ditinggal pemiliknya karena sepi pembeli. Ironisnya, kios-kios baru malah bermunculan di halaman pasar.

Hal tersebut dikeluhkan Ketua Koperasi Pasar Kosambi sekaligus Pengelola lantai 2, Heru Puspo, saat ditemui wartawan di Pasar Kosambi, Minggu (10/5/2012).

"Di atas masih banyak lantai yang kosong, kenapa pengelola malah membiarkan pedagang membuka kiosnya secara permanen di halaman pasar, ini sangat bertolak belakang," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku membenahi lantai 2 yang sebelumnya semrawut kemudian dijadikan pusat penjualan perlengkapan TNI/Polri agar pembeli kembali ramai.

"Sudah dua bulan ini kami membenahi dan akhirnya ada 50 pedagang yang mau pindah ke lantai dua. Mudah-mudahan dengan adanya pusat penjualan alat-alat TNI/Polri ini bisa menarik animo pembeli," harapnya.

Salah satu pedagang seragam sekolah anak, Dudung Abdullah (27) juga mengeluhkan hal yang sama. Menurutnya, sejak adanya kios yang menjual barang serupa di halaman pasar, pendapatannya menjadi menurun.

"Seharusnya pengelola pasar tidak mengizinkan mereka membangun kios diluar pasar, kenapa tidak ditarik kedalam pasar agar menempati kios yang kosong. Dengan adanya kios baru itu, pembeli yang asalnya mau masuk ketika ditawari di luar pasar, mereka jadi malas masuk ke dalam Pasar," keluhnya.

Untuk itu, Heru meminta kepada pihak terkait untuk melakukan penataan kembali Pasar Kosambi. "Bila masih ada tempat berdagang, kenapa harus berjualan dipinggir jalan yang melanggar dan tidak nyaman dalam berjualan," ucapnya.

(avi/avi)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini