Brainstat Bisa Ingatkan Pengemudi yang Ngantuk

Brainstat Bisa Ingatkan Pengemudi yang Ngantuk

Oris Riswan Budiana - detikNews
Kamis, 07 Jun 2012 20:21 WIB
Brainstat Bisa Ingatkan Pengemudi yang Ngantuk
Bandung - Teknologi Brainstat atau pembaca status otak yang diciptakan Tim Malabar IT Telkom ternyata punya kemampuan unik. Brainstat bisa mengingatkan pengemudi mobil yang sedang ngantuk. Alat itu juga bisa membaca pikiran pemakainya.

Teknisnya, Brainstat dipakai di bagian kepala yang secara otomatis terhubung dengan software di laptop yang disimpan di bagian depan mobil. Laptop yang sudah diinstal aplikasi penghubung dengan Brainstat akan mengingatkan ketika pengemudinya ngantuk.

"Jika pengemudi diketahui ngantuk saat mengemudi, secara otomatis akan ada bunyi yang mengingatkan pengemudi," kata Ketua Tim Malabar IT Telkom Umar Ali Ahmad saat ditemui di Yayasan Telkom, Kamis (7/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika pengemudi tetap memaksakan, maka akan keluar video atau foto orang yang disayangi pengemudi, misalnya istri atau pacar yang sudah direkam sebelumnya.

"Kalau setelah dua kali diingatkan tetap memaksakan mengemudi, ada peringatan ketiga," ucap Umar.

Pada peringatan ketiga, software di laptop akan langsung mengirim pesan ke server khusus. Melalui server itu, akan ada SMS ke orang terdekat pengemudi yang memberitahukan jika sang pengemudi sedang ngantuk.

"Jadi nanti orang yang terdekat bisa mengingatkan pengemudi untuk istirahat dulu daripada memaksakan menyetir dalam kondisi mengantuk atau lelah," tuturnya.

Selain bisa mengingatkan orang yang ngantuk, Brainstat juga bisa mendeteksi pikiran seseorang apakah berbohong atau tidak. "Dari alat ini, kita juga bisa tahu seseorang itu berbohong atau tidak melalui tampilan yang ada di layar dengan parameter tertentu," jelas Dody Qory Utama, salah seorang anggota Tim Malabar IT Telkom.

Selain itu, Brainstat juga mampu mendeteksi seseorang sedang dalam pengaruh alkohol, narkoba, serta membaca tingkat stres pemakainya. "Jadi gelombang di otak itu bisa direkam dan kita bisa tahu indikasinya apa," paparnya.

Ia menambahkan, ada empat parameter yang digunakan untuk melihat kondisi pemakai Brainstat. Keempat parameter itu yakni cognitif, addiction and oxygen, awareness, serta stress.

Brainstat tersebut rencananya bakal dilombakan pada 6-10 Juli dalam Imagine Cup 2012 Worldwide Final di Sydney, Australia. Dalam lomba itu, Tim Malabar IT Telkom menargetkan gelar juara. Tim yang beranggotakan empat mahasiswa IT Telkom itu sudah memenangkan lomba serupa di tingkat Indonesia sehingga berhak mewakili negara ke event tersebut.

(orb/ern)


Berita Terkait