Pemprov Rencanakan Buat Sendiri Stiker Hemat BBM

Pemprov Rencanakan Buat Sendiri Stiker Hemat BBM

Oris Riswan Budiana - detikNews
Kamis, 07 Jun 2012 20:09 WIB
Bandung - Pemprov Jabar berencana membuat sendiri stiker hemat BBM bersubsidi untuk ditempelkan di kendaraan dinas. Sebab hingga kini masih banyak yang belum memakai stiker imbauan dari pemerintah pusat bahwa kendaraan dinas tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi.

"Kalau perlu pemprov buat sendiri stikernya. Pemprov bisa membuat (kebijakan) itu," kata Wagub Jabar Dede Yusuf saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (7/6/2012).

Ia berharap, stiker itu akan dibuat dalam waktu dekat dan ditempel di semua kendaraan dinas Pemprov Jabar. Stiker itu berisi pemberitahuan bahwa kendaraan dinas yang memakai stiker tidak memakai BBM bersubsidi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak Senin (4/6/2012), kendaraan dinas Pemprov Jabar sudah tidak diperbolehkan menggunakan BBM non-subdidi. Artinya, kendaraan dinas harus memakai pertamax sebagai bahan bakarnya.

Disinggung jika kendaraan dinas tetap ada yang memakai BBM bersubsidi, Dede menyebut ada sanksinya. "Sudah pasti kena (sanksi) oleh BPK karena ini sudah aturan pemerintah. Nanti yang kena OPD, secara gelondongan," jelas Dede.

Soal pengawasan, ia mengaku sulit melakukannya. Karena menurutnya tidak mungkin menempatkan PNS untuk mengawas di pom bensin agar kendaraan dinas tidak memakai BBM bersubsidi.

"Sekarang dipakai saja dulu stikernya dan kita imbau dulu rasa malu untuk kendaraan dinas tidak beli itu (BBM bersubsidi - red). Kedua, perjalanan dinas ini juga harus kita batasi karena juga banyak yang tidak melakukan perjalanan (dinas) tapi (kendaraannya) dipakai keluarga, dipakai buat macam-mcam, ini kan harus dibatasi juga," papar Dede.

(orb/ern)


Berita Terkait