"Dari banyak saksi mata yang ada di lokasi, korban datang dari arah perumahan Antabaru. Pakain hitam-hitam. Lalu berjalan di atas rel, saat kereta terlihat, ia terlentang. Sudah banyak yang meneriaki, namun terlambat. Korban terseret sekitar 100 meter," ujar Kapolsek Arcamanik Kompol I Ketut Adi Purnama, saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Senin (4/6/2012).
Menurut Kapolsek, identitas korban belum diketahui karena mayat hancur dan juga tidak ditemukan identitas apa pun di lokasi. Namun, Ketut mengaku ada yang mengaku keluarga datang ke Polsek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal motif bunuh diri korban, Ketut mengaku belum bisa memastikannya. "Kita lihat dulu apa benar korban itu Harjo apa bukan. Menurut anaknya kalau iya itu bapaknya, dia alami stroke," katanya.
(ern/ern)











































