"Perokok itu seperti orang pacaran, sangat asyik dengan batang-batang rokoknya. Jadi seolah-olah dunia milik berdua," kata Netty di sela peringatan hari tanpa tembakau sedunia di Gedung Negara Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Jumat (1/6/2012).
Ia berharap, para perokok tak lagi sembarangan merokok di berbagai tempat. Sehingga mereka yang tidak merokok tidak jadi perokok pasif dan merasakan dampak negatifnya.
"Bumi yang dipijak ini, udara yang dihirup ada hak orang lain. Jangan menghabiskan seluruh bumi dan udara bersih ini, sementara orang lain butuh udara bersih," jelasnya.
Jika kesadaran bahaya merokok sudah tumbuh di masyarakat, maka masyarakat akan merasakan dampak positifnya. Bahkan bukan tidak mungkin, mereka yang merupakan perokok pun bisa berhenti dari aktivitas negatifnya.
"Yang jelas saya ingin semua punya kesadaran dan saya berharap kesadaran ini sebetulnya ingin kita hadirkan kepada para perokok," tegas Netty.
(orb/ern)











































