Khamim bersekongkol dengan dua rekannya yang berperan sebagai perampok. Satu rekannya, Adi Sumono (30). Satu lagi yang belum diketahui identitasnya berhasil kabur.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Wijonarko mengatakan dua orang menggunakan satu unit sepeda motor berperan sebagai perampok. Keduanya menampilkan adegan perampasan tas kresek hitam berisi uang Rp 103 juta yang dibawa Khamim di depan toko kue Holland Bakery No 143, Kelurahan Cigending, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah warga mengejar aksi tersebut. Lantaran panik, pelaku mengalihkan perhatian dengan menghamburkan sejumlah uang di dalam tas kresek. "Satu pelaku berhasil ditangkap anggota polisi yang sedang melintas. Seorangnya lagi berhasil kabur," jelasnya.
Duit disita dari tangan pelaku tertangkap tersisa Rp 1.630.000.
Adegan bak sinetron itu tercium polisi setelah Khamim diinterograsi. "Hasil pemeriksaan terhadap Khamim, ternyata kejadian itu merupakan rekayasa. Khamim berpura-pura jadi korban dan bersekongkol dengan para pelaku," terang Wijonarko.
Khamim mengaku berniat menggelapkan duit perusaahan tempatnya bekerja di PT Multi Rezeki Tama, Jalan Desa Cipadung. Khamim dan Adi pun mesti berurusan dengan polisi. Sedangkan satu pelaku lainnya terus diburu polisi.
(bbp/ern)











































