Musda Molor Terus, Demokrat Jabar tak Juga Punya Pengurus Baru

Musda Molor Terus, Demokrat Jabar tak Juga Punya Pengurus Baru

Oris Riswan Budiana - detikNews
Kamis, 31 Mei 2012 18:48 WIB
Musda Molor Terus, Demokrat Jabar tak Juga Punya Pengurus Baru
Bandung - DPD Partai Demokrat Jabar hingga kini belum juga menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk mencari sosok ketua dan pengurus baru. Padahal jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Iwan Sulanjana sudah habis sejak setahun lalu.

Iwan mengaku sudah mengirim surat ke DPP untuk meminta adanya plt alias pelaksana tugas. "Masa bakti saya sudah habis setahun lalu. Kita sudah ajukan plt ke DPP awal Mei lalu, sedang diproses DPP," kata Iwan saat ditemui di Kampus Universitas Kebangsaan, Jalan Halimun, Kamis (31/5/2012).

Dalam suratnya, Iwan menyebut dirinya mengajukan penunjukkan dirinya sebagai plt. Hal itu agar kinerja partai tidak terganggu jika DPP menunjuk orang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau usulan plt, saya mengajukan diri sendiri. Tapi nanti semuanya terserah DPP. Plt ini bisa siapa saja, bisa saya atau yang lain," jelas Iwan.

Selain jabatan ketua DPD, ketua DPC di seluruh kabupaten atau kota juga sudah habis masa baktinya. "Untuk DPC kita juga usulkan plt-nya ketua yang bersangkutan (masih menjabat meski masa jabatan habis -red)," tuturnya.

Namun khusus untuk plt DPC Demokrat, pihaknya ingin mendahulukan agar plt yang ditunjuk adalah yang di wilayahnya bakal digelar pilkada dalam waktu dekat. DPC itu yakni Kota Cimahi, Kabupaten Karawang, Kota Sukabumi, Kabupaten Sumedang dan Kota Cirebon.

Iwan mengaku, molornya pelaksanaan Musda mengganggu persiapan Demokrat dalam menghadapi pilgub. Namun ia ogah menyebut gangguan itu seperti apa, termasuk penyebab molornya pelaksanaan Musda.

"Yang jelas Musda di Jabar itu selalu yang terakhir (di Indonesia)," tandas Iwan yang juga mencalonkan diri sebagai bakal calon (balon) gubernur Jabar.

(orb/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini