Pemprov Jabar Akan Bentuk Tim Khusus Pantau Wanda Wandi

Pemprov Jabar Akan Bentuk Tim Khusus Pantau Wanda Wandi

Tya Eka Yulianti - detikNews
Selasa, 29 Mei 2012 19:23 WIB
Pemprov Jabar Akan Bentuk Tim Khusus Pantau Wanda Wandi
Bandung - Setelah mengambil alih tanggungjawab perawatan dan pemeliharaan dua bayi kembar siam Wanda Wandi (19 bulan), Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan akan segera membentuk tim khusus. Tim tersebut akan memantau perkembangan untuk memastikan keperluan dua anak asuh gubernur tersebut terpenuhi.

Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat acara Penyerahan Wanda Wandi di RS Hasan Sadikin, Jalan Pasteur, Selasa (29/5/2012).

"Sebelum sampai pada posisi sehat dan normal, serta sampai beberapa tahun, akan ada perawatan khusus. Saya akan minta Dinas Kesehatan untuk membentuk tim," ujar Heryawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gubernur mengatakan, dengan status Wanda Wandi yang kini menjadi anak asuh gubernur, maka Pemprov Jabar akan menanggung seluruh kebutuhan kesehatan dan pendidikan anak.

"Ya selayaknya pada anak, kita akan pastikan kebutuhannya terpenuhi," katanya.

Diangkatnya Wanda Wandi sebagai anak asuh gubernur ini disebut Heryawan baru pertama kalinya dilakukan oleh Pemprov Jabar. Saat disinggung sampai kapan Pemprov Jabar akan menanggung seluruh keperluan Wanda Wandi, Heryawan menjawab "Ya sampai mereka mandiri, sampai sarjana lah yah. Kita akan menyediakan anggaran khusus, sampai mereka bisa berdiri sendiri," tuturnya.

Sementara itu, ibu Wanda Wandi, Lina Mawarti (22) mengaku senang anaknya diangkat menjadi anak asuh gubernur. Ia berharap, kedua anaknya itu bisa menjadi anak-anak yang berguna.

"Yah, engga apa-apa lah (jadi anak gubernur-red)," katanya sambil tersenyum.

Namun Lina tak bisa memastikan, kapan ia dan keluarga bisa berkumpul dengan kedua anaknya itu untuk pulang ke rumah. "Engga tau sampai kapan. Mungkin sampai nunggu sampai benar-benar sehat. Karena kan masih ada operasi. Saya sih setiap hari disini," tuturnya.

(tya/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini