"Ini harus diusut tuntas. Harus dibawa ke ranah hukum. Ini sudah pelanggaran berat. Sepakbola itu kan untuk mempersatukan bangsa. Serta menciptakan persaudaran. Kalau ada kejadian seperti ini, buat apa ada sepakbola," ujar Umuh saat melayat jenazah Rangga, bobotoh yang jadi korban, di Jalan RE Edang Suanda (Pasirleutik), RT 5 RW 4, Kampung Pasirleutik, Desa Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Selasa (29/5/2012).
Umuh berharap kasus seperti ini tidak terulang lagi. "Orang tidak salah seperti bobotoh sejati (rangga) ini jadi korban. Jangan salahkan aparat. Saya tak suka aparat disalahkan," tandasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(bbp/ern)










































