Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sapta Nirwandar begitu cair menikmati suasana Alam Santosa di Pasir Impun, Kabupaten Bandung, Senin (28/5/2012). Diiringi Kelompok Karinding, Sapta menari mengikuti alunan lagu.
Sebelumnya Wamen meninjau stand pameran yang ada dalam gelaran Festival Budaya Masyarakat Adat Tatar Sunda. Ada lebih dari 10 stand ia datangi, dan hampir semua stand yang ia datangi, wamen mengeluarkan uang untuk membeli cinderamata atau oleh-oleh.
Seperti di stand Bumi Segandu Kab Indramayu, Wamen membeli empat buah gelas, dan satu hiasan berbentuk motor yang terbuat dari kayu. Kemudian di Kampung Kuta Kabupaten Ciamis, Wamen membeli gula kawung. Sementara di stand Gegersunten Kabupaten Ciamis. Wamen membeli ranginang dan camilan khas lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang menarik, saat Sapta mendatangi stand milik Karsiwa (Karinding Sisi Wahangan /walungan), ia dengan spontan menari dengan gerakan penca dan jaipong. Gerakannya tampak luwes dan membaur dengan nada-nada dari musik bambu. Tampak sesekali ia mencoba alat musik tradisional yang dipamerkan di stand tersebut. Raut wajahnya begitu ceria dan semangat.
"Lagi pak, lagi pak," ujar penonton yang terpukau dengan aksi Sapta.
Tak cukup di situ, saat jamuan makan siangoi di ampiteater Alam , pria yang juga menjabat sebagai Ketua Alumni Ikatan Alumni Unpad pun kembali mempertontonkan keahliannya menari. Para tamu undangan pun terhibur.
Tak lama usai menari, Sapta kemudian pamit mundur untuk kembali ke Jakarta. "Saya mau kembali ke Batavia dulu. Saya senang bisa hadir di acara ini," ujarnya.
(avi/ern)










































