Ketua HTI Jabar M Riyan mengatakan Konferensi Tokoh Umat digelar antara lain dalam rangka merefleksi ulang peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad. Menurut Riyan, peristiwa tersebut sebagai simbol beralihnya kepemimpinan dunia dari tangan Bani Israil kepada Nabi Muhammad. Pada saat pelaksanaan salat di Mesjid Baitul Maqdis sebelum Rasullullah naik langit ke tujuh, Rasullah memimpin salat dengan makmum para nabi termasuk Nabi Musa dan Nabi Isa
"Sedangkan tema acara tersebut bermaksud mengingatkan umat khususnya para tokoh bahwa satu-satunya institusi yang menyejahterakan masyarakat dan dapat mencapai ridho Allah hanyalah sistem Islam atau Khilafah Islam," jelas Ryian saat jumpa pers di rumah makan Sindang Reret, Jalan Surapati, Kota Bandung, Jumat (25/5/2012).
Lebih lanjut Riyan menerangkan, Konferensi Tokoh Umat ini diharapkan dapat menyadarkan umat agar berpegang teguh pada Islam dengan meneladani Nabi Muhammad, bisa menyatukan tokoh umat dari kalangan ulama, intelektual, pengusaha dan lainnya dalam dakwah Islam, menjadi media shillah ukhuwah tokoh umat Islam di Jabar.
"Serta dapat menyebarkan syiar Islam di Jabar dan menggali pelajaran dari momen Isra Miraj," papar Riyan.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB.
Pada 2011 lalu pada acara serupa, pelaksanaan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dihadiri 20 ribu orang. "Tahun lalu kita fokus masyarakat atau kuantitas, untuk tahun ini kita fokus kepada kualitas dengan menghadirkan pemimpin yakni tokoh-tokoh," jelas Riyan.
Selain di Bandung, Konferensi Tokoh umat ini digelar juga di sejumlah kota besar yakni Medan, Pekanbaru, Lampung, Banjarmasin, Makasar, Kendari, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, dan Jakarta.
(/)











































