"Dari hasil tes, ada 9 orang yang positif menggunakan narkoba. Tiga orang Nigeria, sisanya orang Indonesia," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jabar Anang Pratanto saat dihubungi wartawan via ponsel, Rabu (23/5/2012).
Nama-nama itu selanjutnya akan diserahkan pada Kalapas Kelas IIA Banceuy Agus Toyib untuk menjadi bahan evaluasi. "Itu untuk bahan evaluasi dan agar pengawasan lebih ketat lagi," jelas Anang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia sendiri tidak menampik kalau pihaknya kecolongan atas adanya narapidana yang masih menggunakan narkoba. "Ya itu karena personel kita terbatas," tutur Agus sambil menambahkan jumlah petugas di lapasnya hanya 117 orang.
Sementara para narapidana yang positif mengonsumsi narkoba, akan dilakukan pembinaan lebih lanjut. Sebab tidak ditemukan barang bukti narkoba dari tangan mereka.
"Pembinaan akan dilakukan di sini, kan di sini juga ada terapi. Kalau ada barang bukti baru kita serahkan ke Polda Jabar untuk ditindak lebih lanjut," tandas Agus.
(orb/ern)










































