"Tes urine hanya dilakukan untuk 100 orang dari 1.040 warga binaan di sini. Kita ambil sampel dari 6 blok yang ada," kata Kalapas Kelas IIA Banceuy Agus Toyib kepada wartawan, Rabu (23/5/2012).
Kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai bagian dari pembinaan bagi para narapidana. "Ini juga sebagai bagian dari langkah pencegahan penggunaan narkoba. Kalau ternyata ada yang positif masih menggunakan narkoba, maka akan diproses lebih lanjut," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala BNNP Jabar Anang Pratanto menambahkan, tes urine yang dilakukan dititikberatkan pada pencegahan penggunaan narkoba.
"Kita titikberatkan pada pembinaan dan pencegahan. Karena kalau pemberantasan saja tidak efektif untuk memutus mata rantai peredaran dan penggunaan narkoba," paparnya
Untuk hasilnya, Anang menyebut bisa diketahui dalam sehari. Namun saat ini, tes urine masih berlangsung dan hasilnya belum bisa diketahui. Sementara ke depan, kegiatan pencegahan seperti itu akan dilakukan berkala.
"Kita akan lakukan setiap tiga bulan sekali. Jadi mau tidak mau mereka tidak akan memakai narkoba," tandas Anang.
(ors/ern)











































