Mengenakan kemeja kotak-kotak, Ariel tampak memberi penjelasan pada Ahmad. Sesekali, Kepala Kanwil Kemenkumham Jabar Nasir Almi juga memberi penjelasan soal karya-karya di ruang pamer tersebut.
"Ini kan ruang pamer karya kreativitas warga binaan. Kebetulan di sini juga ada beberapa karya Ariel seperti stik drum. Kebetulan Dirjen HAKI mau ke sini, sekalian saja kita minta Ariel jelaskan hasil karyanya," kata Nasir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti akan kita berikan piagam penghargaan dan sertifikat atas hak cipta teman-teman warga binaan ini. Itu akan jadi kenang-kenangan mereka seumur hidup," ucap Ahmad. Rencananya pemberian sertifikat dan piagam akan diberikan secepatnya.
Di ruang pamter tersebut, sedikitnya ada 200 hasil karya warga binaan. Namun tidak semua akan mendapatkan hak cipta. Sebab HAKI akan menyeleksi karya mana yang layak mendapat hak cipta atau tidak.
"Nanti kita inventarisasi semua mana yang layak dan tidak," tegasnya.
Sementara itu Ariel mengaku membuat beberapa karya yang dipamerkan di sana. "Ada beberapa, saya bikin stik drum sama karya-karya lain sama teman-teman," tuturnya singkat.
Ariel sendiri menyempatkan datang di tengah kesibukannya bekerja saat masa asimilasi. Begitu selesai mengikuti kegiatan di lokasi, Ariel langsung kembali ke tempat kerjanya. "Saya mau ke kantor dulu ya," ucap Ariel.
(orb/ern)











































