Selain luka sobek kepala, Gadis mengalami memar di tangan kiri. Aksi beringas orang tak dikenal disinyalir pelaku jambret itu dialami Gadis di traffic light Jalan Cendana-Jalan Bengawan, Kota Bandung, Kamis (17/5/2012), sekitar pukul 05.30 WIB. Waktu itu ia sendirian mengendari motor Yamaha Mio dari rumahnya di kawasan Bandung Utara untuk berangkat kerja ke kantor di Jalan Achmad Yani. Meski hari itu tanggal merah alias libur, Gadis yang bertugas di bagian call center perusahaan swasta tetap masuk kerja.
"Saat berhenti karena lampu merah, di sebelah kanan saya itu ada sepeda motor berhenti juga. Ada dua orang pelakunya. Salah satu pelaku yang dibonceng itu tiba-tiba merampas kunci motor. Selain itu memukul saya," kisah wanita yang mewanti-wanti nama aslinya tidak ditulis saat ditemui wartawan di RS Santo Yusuf, Bandung, Senin (21/5/2012).
Memang saban hari ia melintas jalur tersebut saat perjalanan menuju kantor. Belum pernah ia menjadi korban kejahatanan jalanan. Di menegaskan, kala itu ia tidak merasa ada orang menguntit.
"Suasana di lokasi kejadian masih sepi. Pelaku pakai motor matic. Saya ingat Honda Beat hitam," jelasnya dengan kondisi kepala terbalut perban.
Menerima pukulan mendadak, Gadis tersungkur bersama sepeda motor ditungganginya. Melihat kondisi tersebut, pelaku malah menyerang dan menghajar Gadis bertubi-tubi pakai benda tumpul ke arah kepala. Gadis ingat, pelaku delapan kali menghantamkan benda tumpul hingga helm yang menempel di kepalanya hancur. Curr! Darah segar pun mengucur.
"Saya menjerit dan berteriak minta tolong. Ada kendaraan lain melintas, tapi tidak turun menolong. Pelaku mencoba mengambil motor dan tas. Tapi saya pertahankan," terangnya.
Pelaku kabur setelah seorang satpam bertugas di klinik kecantikan dekat lokasi kejadian berlari mendekati. Gadis segera diboyong oleh warga ke RS Santo Yusuf.
"Satpam yang sempat nolong saya bilang, di lokasi itu pernah ada kejadian serupa. Korbannya wanita pengendara motor juga," ungkapnya.
Motor dan tas Gadis gagal dijarah pelaku. Namun Gadis terpaksa terbaring di rumah sakit lantaran luka dideritanya. Usai kejadian, ia mengaku, anggota kepolisian datang untuk meminta keterangan kronologi kejadian.
(bbp/avi)










































