"Sistem itu (penyerahan data tamu) sudah berjalan. Pihak pengelola tempat penginapa rutin berkoordinasi dengan polisi. Langkah ini sudah menjadi bagian pengamanan. Tak lain guna mencegah hal tak diinginkan serta antisipasi aksi teroris saat libur panjang ini," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Kamis (17/5/2012).
Antisipasi dan deteksi sejak dini, kata Abdul, sangat diperlukan demi menjaga situasi aman di Kota Bandung. Tidak cuma memantau pergerakan teroris, data penghuni hotel diperlukan guna mengidentifikasi jika ada tamu masuk daftar pencarian orang (DPO).
Abdul menambahkan, masyarakat Bandung dan wisatawan agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban saat libur panjang ini. Sehingga suasana liburan terasa nyaman dan aman. Selain itu, bisa menjaga diri dan tetap waspada pada lingkungan sekitar.
"Mari kita ciptakan suasana kondusif di Bandung," tutup Abdul.
(/)











































