Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda mengatakan saat ini baru dua sekolah di Bandung yang memiliki eskul Benjang yaitu SMAN 24 dan SMAN 25. Eskul Benjang ini pun sangat diminati pelajar.
"Benjang sebagai olahraga tradisional Kota Bandung ini di kemudian hari perlu diregenerasikan oleh para siswa. Melesatarikan itu jangan namanya saja, tapi perlu pelaksanaan dan praktiknya," kata Ayi ditemui di SMAN 25 Bandung, Jalan Batu Raden, Kamis (10/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benjang merupakan kebanggan warga Jabar dan Bandung. Kami ingin Benjang ini terus dikembangkan dan sejajar dengan Sumo di Jepang. Sumo olahraga tradisonal yang disegani dan memiliki nilai jual bagi wisatawan. Nah, Benjang ini bisa seperti itu," ucap Ayi.
Ayi optimistis bila semua warga Kota Bandung melestarikan Benjang, tentu kelak olahraga mirip gulat ini bisa setaraf dengan olahraga kelas internasional. Saat ini, sambung dia, pagelaran Benjang sering dilaksanakan di kawasan Ujungberung.
"Maka itu, mari kita bersama-sama menjadikan Benjang sebagai olahraga bergengsi yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan," tutup Ayi.
(bbp/ern)










































