2 Kali Somasi, David Eks Peterpan Tunggu Tanggungjawab RSHS

2 Kali Somasi, David Eks Peterpan Tunggu Tanggungjawab RSHS

Erna Mardiana - detikNews
Kamis, 10 Mei 2012 11:27 WIB
2 Kali Somasi, David Eks Peterpan Tunggu Tanggungjawab RSHS
Bandung - David Albert (30), keyboardis eks Band Peterpan ternyata telah melayangkan somasi ke RS Hasan Sadikin Bandung dua kali. Somasi pertama tanggal 20 April dan kedua pada 28 April 2012. Hingga kini David masih menunggu niat baik dari pihak RSHS.

"Somasi pertama yang kita layangkan tidak digubris, lalu kita layangkan somasi kedua, baru mereka menghubungi kita dan ingin bertemu," ujar Pengacara David, Monang Saragih kepada wartawan di Kantor Trans Corp Biro Bandung, Jalan Lombok No 33, Rabu malam (9/5/2012).

Menurut Monang isi somasi baik yang pertama dan kedua berupa kronologi versi kliennya mengenai operasi hingga pascaoperasi. "Saat pertemuan kami dengan pihak rumah sakit, tidak ada satu poin pun dalam somasi itu dibantah. Bisa saya artikan kronologi yang klien saya buat itu benar," tandasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soal pembelaan pihak rumah sakit yang menyatakan jika apa yang dialami David merupakan risiko medis sehingga tidak ada kesalahan, tidak masuk akal. "Oke itu mungkin risiko medis. Tapi saat pertemuan dengan pihak rumah sakit, saya tanya kalau risiko medis terjadi, siapa yang bertanggungjawab, dan mereka jawab dokter yang menanganinya. Lah sudah cukup itu. Sekarang mana tanggungjawabnya," tegas Monang.

Menurutnya apa yang terjadi pada David, tidak bisa diterima. Bagaimana bisa risiko medis yang dialami David lebih berat dari keluhan pertama David sebelum operasi.

"Operasi pertama di RSHS hanya butuh 30 menit dan tiga hari sudah pulang. Tapi akibat operasi itu, David harus dioperasi berkali-kali berjam-jam, dan dirawat hingga satu bulan di Advent. Apa itu disebut risiko medis dan dokter maupun RS bisa lepas tanggungjawab begitu saja?"

Monang menyatakan pihaknya masih menunggu tanggapan dari pihak rumah sakit. "Pengacaranya masih mengontak saya dan minta waktu untuk berembug," katanya.

Juni 2011 lalu, David dioperasi batu empedu di RSHS oleh dokter bedah inisial dr R. Namun setelah operasi, David mengalami sakit hebat. Ia pun berobat ke RS Advent, dan diketahui saluran empedunya putus. Diduga akibat operasi sebelumnya. David sempat mengalami koma hingga tiga kali.

(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini