Gardu Induk Meledak, Pedagang Pasar Uber Merugi

Gardu Induk Meledak, Pedagang Pasar Uber Merugi

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 04 Mei 2012 11:40 WIB
Bandung - Trafo gardu PLN Ujungberung meledak juga mengganggu ativitas pedagang Pasar Ujungberung. Omzet ratusan pedagang di pasar tersebut pun merugi. Rata-rata pendapatan para pedagang turun 20 persen.

Demikian disampaikan Ketua Himpunan Pedagang Pasar Ujungberung Bersatu (HPPUB) Usep Iskandar Wijaya saat dihubungi detikbandung via ponsel, Jumat (4/5/2012).

"Dampak dari mati listrik ini membuat omzet pedagang menurun hingga 20 persen. Perekonomian bisa disebut lumpuh. Pedagang merugi akibat kejadian Gardu Uber (Ujungberung) meledak," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usep menuturkan, Pasar Ujungberung bagian dalam dihuni 450 pedagang yang berjualan sembako dan pakaian. Kemarin, Kamis (3/5/2012), transaksi para pedagang menjadi tersendat setelah Gardu PLN di Uber meledak. Mereka yang biasa berjualan hingga pukul 18.00 WIB, terpaksa menutup kios pada pukul 15.00 WIB gara-gara aliran listrik mati.

"Biasanya, satu pedagang rata-rata omzetnya 1,5 juta rupiah hingga 3 juta rupiah per hari. Karena mati listrik, jumlah omzet menurun 20 persen," papar Usep.

Lebih lanjut ia menerangkan, hingga siang ini para pedagang tetap beraktivitas walau kondisinya tak berlangsung normal. Pedagang biasanya memulai aktivitas sejak pukul 04.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

"Ya, saat ini pedagang hanya mengandalkan penerangan alami saja," singkat Usep.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini