Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, para pelaku merupakan komplotan spesialis pencurian disertai kekerasan. Dalam beraksi, pelaku biasanya bekerja secara berkelompok dan selalu berbeda anggota kelompoknya setiap beraksi.
"Mereka ini ada timnya sendiri-sendiri tapi terkait satu sama lain karena satu kelompok yang sama," kata Martinus di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kamis (3/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kelompok tersebut, mereka mempunya peran masing-masing. AN misalnya, ia berperan sebagai orang yang selalu dititipi senjata api (senpi) setelah atau sebelum melancarkan aksi perampokan. Sementara ARD bertugas sebagai penjemput rekan-rekannya setelah beraksi.
Polisi kini memburu RZ yang diduga sebagai otak perampokan dan penembakan di Cigadung, serta SRF dan KK. SRF dan KK tidak terlibat dalam perampokan di Cigadung tapi berasal dari kelompok yang sama.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya bisa ditangkap," harap Martinus.
(ors/ern)











































