Hal itu diungkapkan JK saat memberikan materi dalam Kuliah Umum Hukum Tentang Lembaga-lembaga Negara dengan judul 'Hubungan Presiden dan Wakil Presiden' yang digelar di Graha Sanusi Kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur, Selasa (1/5/2012).
Saat sesi tanya jawab, seorang mahasiswa menyatakan bahwa saat JK menjadi wakil presiden, masyarakat melihat JK sebagai sosok yang responsif dan tepat untuk bangsa. Karena sikap JK yang aktif dan responsif itulah menurut mahasiwa tersebut yang membuat SBY kemudian tak lagi menginginkan JK sebagai wakil karena dianggap sebagai ancaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak punya ambisi untuk punya jabatan. Saya ini juga galau. Persoalan bangsa saya tahu betul masalahnya dan apa yang harus dilakukan. Kalau masyarakat menginginkan itu (JK jadi presiden-red) ya bagaimana. Tapi kan amanah itu belum ada," kata JK yang lalu disambut sorak mahasiswa.
Ia pun menyatakan kesiapannya untuk dicalonkan menjadi capres asalkan adanya dukungan dari masyarakat. "Kalau dibutuhkan, ya saya siap untuk bangsa," tuturnya.
(tya/ern)










































