Tak Digaji, Ayi Sebut Linmas Pejuang Masyarakat

Tak Digaji, Ayi Sebut Linmas Pejuang Masyarakat

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 30 Apr 2012 11:12 WIB
Tak Digaji, Ayi Sebut Linmas Pejuang Masyarakat
Bandung - Petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) senantiasa hadir di tengah lingkungan masyarakat. Bekerja sukarela demi menciptakan suasana aman dan nyaman di lingkungan permukiman penduduk tanpa digaji, mereka layak disebut pejuang.

Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda menyebutkan hingga 2012 ini jumlah petugas Limas mencapai 12 ribu orang. Mereka tak digaji lantaran bukan pegawai negeri sipil (PNS). Petugas Linmas itu hanya diberi uang insentif oleh Pemkot Bandung sebesar Rp 160 ribu per tahunnya.

"Peran petugas Linmas itu sangat berarti sekali. Mereka melakukan pengamanan, penertiban di lingkungan warga tanpa digaji. Misalnya ada bencana pun, linmas turut berperan membantu. Linmas itu sebagai pejuang masyarakat," kata Ayi usai acara HUT Linmas ke-50 di Balaikota Bandung, Senin (30/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Linmas ini bertugas di tingkat Rukun Warga (RW). Mereka pun siap bekerja non stop. Petugas berpakaian hijau-hijau ini, kata Ayi, tetap bersiaga 24 jam dan melakukan deteksi dini di lingkungan sekitar.

"Bila terjadi gangguan keamanan, petugas Linmas berkoordinasi dengan polisi. Selain itu melakukan penanggulangan pertama bila ada kecelakaan atau bencana di wilayahnya. Kami harus hargai semangat dan apresiasi petugas Linmas membela warga," ucap Ayi.

Pemkot Bandung, sambung dia, berencana akan meningkatkan kembali duit insentif bagi petugas Linmas. Selain itu, seluruh Linmas di Kota Bandung diwacanakan memperoleh asuransi kesehatan dan meninggal pada 2013 nanti.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini