Selama hampir tiga jam, drama 3 babak ini menyuguhkan cerita utama soal kehidupan keluarga Nora (Heliana Sinaga) dan suaminya Tommy Herlambang (Ayez Kassar).
Nora digambarkan sebagai perempuan gila belanja yang hobi menghamburkan uang suami, manja, dan sangat mencintai suaminya. Sedangkan Tommy seorang pekerja yang baru diangkat menjadi direktur pada salah satu bank. Ia sangat memuja istrinya dan menjuluki istrinya dengan 'Angsa Putih'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, togar kesal karena suami Nora, Tommy memecatnya dari bank. Togar pun mengirimkan surat kepada Tommy yang menceritakan bahwa istrinya meminjam uang dengan tanda tangan palsu.
Keributan pun terjadi, Tommy menuduh Nora mengkhianatinya. Ia sangat kecewa. "Aku dibawa ke situasi yang paling rendah karena pembohong seperti kamu," ujar Tom pada Nora.
Alur cerita drama ini cukup monoton Di babak pertama. Kebanyakan tiap tokoh bermonolog atau berdialog panjang. Selama 3 babak, Setting panggung juga tidak berubah. Tetap menampilkan suasana dalam rumah dengan furnitur serba putih dan pohon natal di antara dua pintu kamar.
Hampir semua tokoh memiliki peran penting pada cerita yang di adaptasi dan diterjemahkan dari buku 'a doll house' ini.
Seperti sosok Dr Franky (Willem Bevers) sebagai pemuja rahasia Nora yang setiap hari datang ke rumahnya. Lalu kemudian ada sosok Linda (Ayu Dyah Pasha) yang rupanya pernah berpacaran dengan Togar.
Di akhir Cerita, sosok Nora yang dianggap suaminya sebagai Angsa Putih yang manis berubah menjadi sosok perempuan yang berani menuntut haknya. Nora yang selama ini merasa dibelenggu oleh suaminya ingin bebas.
"Saya mempunyai tugas yang tak kalah sakralnya dengan menjadi seorang ibu, tugas kepada diri sendiri," ungkap Nora.
(avi/ern)











































