Sementara Prabowo akan memberikan pembekalan khusus bagi para balon sebelum bertarung pada bursa pilgub yang sesungguhnya. Kedatangan Prabowo sekaligus dalam rangka silaturahmi dengan para pengusus DPD Partai Gerindra Jabar.
"Kami masih menunggu informasi terakhir dari Pak Prabowo. Rencananya pembekalan dan silaturahmi akan dilakukan akhir April atau awal Mei," kata Ketua Tim Penjaringan Balon Gubernur dan Wagub DPD Partai Gerindra Jabar Sunatra.
Hal itu dikemukakan Sunatra kepada wartawan usai mengunjungi M Syahrir, salah satu balon, di kediamannya di Jalan Malang, Rabu (25/4/2012).
Sementara itu tiga guru besar yang menjadi penguji saat fit and proper test, masing-masing punya kapasitas di bidang ilmu pemerintahan, politik dan hukum, serta otonomi daerah.
Rencananya, tiga guru besar yang didatangkan berasl dari Unpad, IPDN, dan Universitas Indonesia. "Nama-nama guru besarnya siapa, nanti kita sampaikan lebih lanjut," ucap Sunatra.
Ia mengatakan, para balon akan memaparkan visi-misinya di hadapan tiga guru besar tersebut untuk dinilai kapasitas, kualitas, serta berbagai penilaian lainnya.
Nantinya, hasil fit and proper test akan jadi salah satu rujukan bagi tim penjaringan untuk menyeleksi 12 balon menjadi 5 balon. Kelima balon itu bakal direkomendasikan ke DPP Partai Gerindra untuk kemudian dipilih salah satunya bertarung pada pilgub.
"Nantinya kan hanya ada 5 orang yang terpilih untuk direkomendasikan ke DPP, sementara yang lain istilahnya harus angkat koper setelah melalui berbagai tahapan yang berlaku di kami," jelas Sunatra.
Namun hingga kini, Gerindra belum bisa memastikan kapan bakal menetapkan satu balon menjadi calon gubernur atau wagub yang akan diusung pada pilgub.
(orb/ern)











































