"Siswa dari sekolah terbuka yang ikut UN ini berasal dari golongan miskin atau tidak mampu. Mereka juga ada anak jalanan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Oji Mahroji saat ditemui di SMPN 27 Bandung, Selasa (24/4/2012).
Para pelajar miskin itu menginduk di SMPN 12, SMPN 36, SMPN 40, SMPN 27, SMPN 8, dan SMPN 51. Biasanya, kata Oji, mereka beraktivitas di tempat kegiatan belajar (TKB) yang tersebar di Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Oji menjelaskan, para pelajar sekolah terbuka ini berbeda dengan sekolah reguler. Namun hak mereka mengikuti UN tetap disamakan dengan pelajar reguler.
Pelajar sekolah terbuka itu saban hari melaksanakan menimba ilmu pada pusat kegiatan masyarakat yang disebut TKB. "Saat ujian ini mereka diberi seragam dan sepatu," kata Oji.
Pelaksanaan UN 2012 di Kota Bandung bagi tingkat SMP/MTS diikuti 37 ribu peserta.
(/)










































