Marak Perampok Bersenpi, Wakapolda: Tak Ada Instruksi Khusus

Marak Perampok Bersenpi, Wakapolda: Tak Ada Instruksi Khusus

Oris Riswan Budiana - detikNews
Jumat, 20 Apr 2012 17:50 WIB
Marak Perampok Bersenpi, Wakapolda: Tak Ada Instruksi Khusus
Bandung - Aksi perampok bersenpi marak terjadi. Di Bandung misalnya, dalam dua hari terjadi dua kasus perampokan bersenpi. Menanggapi hal itu, Wakapolda Jabar Brigjen Pol Hengki Kalluara mengatakan tidak ada instruksi khusus bagi jajaran polisi di wilayah hukum Polda Jabar.

"Instruksi khusus tidak ada. Tapi selalu ada peningkatan kinerja yang lebih optimal, khususnya mereka yang bekerja di lapangan," kata Wakapolda di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Jumat (20/4/2012).

Hengki mengatakan, polisi punya tim khusus untuk menangani kasus seperti perampokan bersenpi. "Tim yang dibentuk itu bergerak sesuai dengan arah hasil penyelidikan dari olah TKP," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disinggung soal senpi yang digunakan pelaku, Hengki mengaku memberi perhatian khusus. Tindakan yang diambil salah satunya mengawasi tempat pembuatan senapan rakitan seperti senapan angin.

"Walaupun hanya berbentuk senjata angin, tapi itu kan tetap harus diawasi," tegasnya.

Dan untuk mengantisipasi adanya polisi yang terlibat, pihaknya juga melakukan antisipasi khusus yakni dengan melakukan pemeriksaan senpi milik anggotanya.

"Setiap bulan itu ada pemeriksaan senpi yang dilakukan Ditpropam baik di level polda hingga ke tingkat polres," tutur Hengki.

Hal itu dilakukan untuk mencegah kemungkinan buruk, misalnya polisi sembarangan menyimpan senpi sehingga dimanfaatkan pihak tak bertanggungjawab.

"Kalau tidak dilakukan (pemeriksaan), namanya manusia, walaupun polisi mungkin ada beberapa yang lalai," tandasnya.

Kamis (19/4/2012) kemarin, perampok bersenpi beraksi di halaman rumah Kolonel Kav Donald Sitorus, Jalan Patrakomala, Kota Bandung, Kamis (19/4/2012), sekitar pukul 10.15 WIB. Istri Donald yakni Reminta luka tembak di paha kiri, pelaku pun membawa kabur duit Rp 170 juta.

Belum tuntas kasus tersebut, siang tadi sekitar pukul 11.30 WIB, perampok bersenpi menyatroni rumah yang dihuni dosen hukum Universitas Parahyangan (Unpar) Prof Koerniatmanto, Jalan Cigadung Indah No.68, RT 5 RW 6, Kelurahan Cigadung, Kecamatan, Cibeunying Kaler, Kota Bandung. Anak pemilik rumah tewas kena tembak pelaku.

(orb/avi)


Berita Terkait