Nahas bagi Harindaka Maruti (20). Ia bersama sang kakak, Danan Daka Mumpuni (24), mengejar empat pelaku yang menyatroni rumahnya. Namun salah satu pelaku melepaskan tembakan. Hari tewas setelah peluru menembus ketiak.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKPB Wijonarko mengatakan Danan dan Hari mencari pelaku yang beraksi di rumahnya Jalan Cigadung Indah No.68, RT 5 RW 6, Kelurahan Cigadung, Kecamatan, Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jumat (20/4/2012), sekitar pukul 11.30 WIB. Rumah itu milik dosen hukum Universitas Parahyangan (Unpar), Prof Koerniatmanto.
Danan dan Hari dikabari pembantu rumah itu, Sri, kalau ada empat pelaku tak dikenal melakukan pencurian. Sri mengenal ciri-ciri dua sepeda motor yang digunakan pelaku. Kedua anak Koerniatmanto itu pun mengejar dan mencari para pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tak disangka, pelaku bereaksi. Dor! Salah satu pelaku menembakan senpi laras pendek ke arah Hari. "Tembakan itu mengenai badan bawah ketiak kiri tembus kebawah ketiak kanan," terang Wijonarko.
Kasus tersebut saat ini diselidiki Satreskrim Polrestabes Bandung. Saat ini, jenazah mahasiswa Unpar jurusan hukum angkatan 2010 tersebut berada di kamar mayat RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (bbp/bbp)











































