Polda Jabar Bantah Ada Unsur Sengaja Terkait Keracunan Bubur

Polda Jabar Bantah Ada Unsur Sengaja Terkait Keracunan Bubur

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 16 Apr 2012 19:34 WIB
Bandung -

Polda Jabar masih menyelidiki kandungan bubur ayam yang mengakibatkan enam polisi dan dua pegawai negeri sipil (PNS) mengalami keracunan. Apakah ada unsur kesengajan?

"Tidak ada seperti itu (disengaja) atau unsur sabotase," jelas Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul saat dihubungi detikbandung via ponsel, Senin (16/4/2012).

Pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB, tambah Martinus, delapan orang muntah-muntah dan mual serta mules usai satu jam menyantap bubur ayam yang tersedia di salah satu kantin Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. Diduga bubur ayam itu mengandung bahan pengawet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bisa berasal dari kerupuk, kecap, sambal, dan makanan lain yang tersaji dari bubur ayam itu," ucap Martin.

Delapan orang terdiri enam polisi yakni Kompol Daros (tugas di Krimum), Kompol Setia Widodo (Krimum), Iptu Sumardiana (Spripim), Briptu Ryan (Krimsus), Aipda Yosef (Krimsus), Aipda Agus (Krimsus). Sedangkan orang lainnya yakni Fahrudin (PNS Krimum), dan Ecin Kuraesin (PNS Samapta).

"Dua dibawa ke RS Al Islam yaitu Kompol Daros dan Iptu Sumardiana. Tapi keduanya sudah pulang. Dua lainnya Briptu Ryan dan Fahrudin hingga sore tadi menjalani pengobatan di RS Sartika Asih. Kondisinya tidak mengkhawatirkan," tutur Martinus.

Apakah pedagang bubur ayam bakal diproses? "Enggak lah. Ini 'kan kejadian bisa terjadi di mana saja. Ini baru pertama kali, sebelumnya bubur itu juga sering banyak yang makan. Kami sedang menyelidiki kandungan makanan yang mengakibatkan delapan orang keracunan," tutup Martin.

(bbp/bbp)


Berita Terkait