"Saya Ketua IMI (Ikatan Motor Indonesia) sekarang. Saya malu. Mereka yang gunakan motor kemudian lakukan tindak pidana," kata Wakapolri saat ditemui di SMA Krida Nusantara, Jalan Desa Cipadung, Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/4/2012).
Menurutnya, polisi bakal bertindak tegas bagi para anggota geng motor yang terlibat kriminal dan meresahkan masyarakat. "Ya ditindak tegas," ucapnya.
Disinggung soal kemungkinan geng motor asal Jabar hijrah ke Jakarta, Nanan enggan berspekulasi. Namun ia menyebut Bandung sebagai yang pertama marak aksi geng motor.
"Di Bandung oge tah mimitina (yang pertama - red)," cetus Nanan yang disambut tawa wartawan.
Ia bahkan mengimbau agar warga Bandung dan Jabar tidak membuat ulah yang akan mencemarkan nama baik daerahnya sendiri. "Orang Jabar tong ngerakeun (jangan memalukan - red)," tegas Nanan.
Menurutnya, apa yang dilakukan geng motor saat ini merupakan kenakalan remaja. "Itu komunitas, kenakalan (remaja). Saya pernah ditangkap polisi karena bangor (nakal - red). Itu komunitas, mesti dibina, enggak boleh dihilangkan, tugas kita bina bersama-sama," tandasnya.
(orb/bbp)











































