Peristiwa ini pertama kali diketahui Hartono, seorang pekerja yang datang sekitar 7.30 WIB. Namun tak seperti biasanya, keadaan kantor didapati berantakan. Selain itu, pintu ruang aula pun rusak. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini masuk dengan merusak pintu aula lalu membongkar kaca diruang aula hingga akhirnya behasil masuk keruangan utama.
"Kemungkinan Kejadiannya lewat tengah malam. Ruangan lurah, ruang sekretariat dan pelayanan dibobol," ujar Lurah Kebon Gedang, Wawan Hirawan saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Jalan Nawar, Kamis (12/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya lebih penting itu adalah data-data pelayanan dan pemerintahan kelurahan yang ada dalam CPU. Untungnya sebagian data sudah saya backup di laptop," katanya.
Setelah kebobolan, Wawan pun menyatakan akan meningkatkan keamanan kantor dengan memasang tralis di sejumlah titik rawan. Ia pun akan menginstruksikan stafnya untuk membackup seluruh data.
"Kami tetap upayakan untuk pelayanan dengan memberdayakan lagi mesin ketik. Semoga kejadian ini jadi yang pertama dan terakhir bagi kami," tutupnya.
(tya/bbp)










































