Dua orang itu yakni M Syahrir, ketua Fraksi Gerindra DPRD Jabar, serta Rachel Maryam, aktris yang kini jadi anggota Komisi I. Sementara tiga lainnya bukan kader Gerindra, masing-masing Abdul Wahid Yunus, Jamaludin dan Mustofa Djamaludin.
"Bukan antusiasme yang kurang. Minat ada dari para kader, tapi di sisi lain ada etika di mana mereka selalu minta petunjuk pada pimpinan (masing-masing DPC Gerindra)," kata Ketua Tim Penjaringan Balon Gubernur dan Wagub DPD Partai Gerindra Jabar Sunatra saat ditemui di kantornya, Senin (9/4/2012) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang sudah dipastikan akan mengambil formulir yakni Humar Dani, ketua dewan penasihat DPD Partai Gerindra Jabar. Selain itu, Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Oo Sutisna rencananya juga akan mengambil formulir pendaftaran.
"Pak Oo juga akan ambil formulir, tapi kapan beliau ambil formulir, kita juga masih menunggu," jelas Sunatra.
Khusus untuk Oo, meski statusnya sebagai ketua DPD, ia menyebut tak ada perlakuan istimewa. "Tidak hanya Pak Oo, semua balon termasuk dari DPP (Gerindra), di hadapan tim penjaringan semua sama, harus ikut prosedur yang ada," tegasnya.
Sementara selain dua orang itu, Walikota Cimahi Itoc Tochija juga berencana melakukan hal serupa. Namun kapan Itoc mengambil formulir belum bisa dipastikan.
Di luar kader, Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna dan eks Presdir Telkomsel Kiskenda juga akan mengambil formulir.
(orb/avi)











































