Coretan yang dihapus itu yakni di simpang lima Jalan Sunda - Jalan Asia-Afrika. Di bundaran yang letaknya di tengah jalan itu awalnya tertulis 'Love Persib, Hate Umuh' menggunakan cat semprot warna hitam.
Namun entah sejak kapan, tulisan 'Hate Umuh' dihapus. Tulisan tersebut dihapus dengan cara dicat ulang menggunakan cat putih. Meski masih terlihat sedikit tulisan 'Hate Umuh', setidaknya cat putih itu mampu menyamarkan pandangan.
Sepintas, yang terlihat hanya tulisan 'Love Persib'. Namun jika diperhatikan lebih dekat, masih terlihat sedikit tulisan 'Hate Umuh'.
"Enggak tahu dari kapan ada yang ngecat lagi. Awalnya juga enggak tahu sejak kapan ada tulisan itu," ucap salah seorang warga yang ditemui di lokasi, Minggu (8/4/2012).
Sementara di lokasi lain, tepatnya di Jalan Wastukencana, coretan serupa masih terlihat utuh. Di salah satu sudut Jalan Wastukencana, tertulis 'Love Persib, Hate Umuh Kumis'. Tulisan menggunakan cat semprot merah itu masih terlihat sempurna tanpa dicat ulang untuk menutupi tulisannya.
Selain itu, sejenis spanduk kecil bertuliskan 'Umuh Mundur' yang sebelumnya terpasang di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) tak jauh dari Bandung Indah Plaza (BIP), kini sudah tak ada.
Tak diketahui juga sejak kapan kain berukuran sekitar 1 meter x 0,5 meter itu dicopot dan siapa yang mencopotnya.
(ors/tya)











































