Kawanan Perampok Sekap Pembantu, Uang dan Perhiasan Digondol

Kawanan Perampok Sekap Pembantu, Uang dan Perhiasan Digondol

Tya Eka Yulianti - detikNews
Jumat, 06 Apr 2012 17:53 WIB
Bandung - Kawanan perampok bersenjata satroni sebuah rumah yang berada di Jalan Cipaganti nomor 66, Kecamatan Coblong, Jumat (6/4/2012). Dua pembantu yang bekerja di rumah itu pun sempat disekap. Sejumlah perhiasan, barang elektronik, dan uang tunai senilai ratusan juta berhasil dibawa perampok.

Perampokan terjadi saat pemilik rumah pergi keluar rumah meninggalkan dua pembantu orang pembantu dirumah tersebut. Tak lama setelah pemilik rumah pergi, sejumlah orang tak dikenal yang mengaku sebagai kerabat pemilik rumah datang.

"Saya keluar sekitar pukul 10.10 WIB. Enggak berapa lama, ada orang yang datang dan dibukakan pintu sama pembantu. Kebetulan dirumah cuma ada dua pembantu perempuan," ujar pemilik rumah LW (63) saat ditemui dilokasi kejadian, Jumat (6/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berhasil masuk kedalam rumah, gerombolan perampok yang diduga berjumlah empat orang ini langsung menyekap pembantu lalu menodongkan golok untuk menakuti para pembantu.

Kedua pembantu pun disekap disalahsatu kamar dan ditunggui oleh salah seorang pelaku. Sedangkan pelaku lainnya memeriksa seiisi rumah untuk mencari beberapa barang berharga dan uang tunai.

"Ada perampok yang masuk ke kamar anak saya, tapi tidak ada yang diambil. Terus pelaku masuk ke kamar saya lalu mengambil perhiasan dan juga uang dilemari," katanya.

Usai mengambil uang dan barang, para pelaku bergegas pergi dengan menggunakan mobil jenis Jeep berwarna hitam. Aksi perampokan ini hanya dilakukan sekitar 15 menit saja.

"Saya cuma pergi sebentar, perkiraannya cuma 15 menit-lah. Ya kira-kira selama itu mereka beraksi. Ada yang liat tadi ada mobil warna hitam dan diduga itu mobil pelaku," tutur pemilik rumah.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Tim Identifikasi Polrestabes Bandung datang untuk olah TKP dan mencari barang bukti. Kini kasus tersebut, ditangani oleh Polrestabes Bandung. Pemilik rumah mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah akibat kejadian ini.

(tya/tya)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini