Bandung -
Pelat nyaris jatuh yang terpasang di tiang atau cable stayed Jembatan Layang Pasupati berukuran sekitar 2 meter x 1 meter. Tersimpan di atas ketinggian sekitar 30 meter, pelat oranye itu berbahan aluminium.
"Pelat itu terbuat dari aluminium," jelas PPK Satuan Kerja Preservasi dan Pembangunan Jalan Wilayah Bandung-Cileunyi-Jatinangor Indra Maha saat dihubungi via telepon, Kamis (5/4/2012) malam.
Indra mengatakan, pihaknya mengaku waswas jika pelat tersebut lepas dan jatuh menimpa kendaraan. "Maka itu, pengedara diimbau hati-hati saat melintas. Kami pun menganjurkan menggunakan jalan lain untuk sementara," terang Indra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelat yang kondisinya tidak menempel sempurna itu baru diketahui pengelola pada Kamis pagi tadi. Jembatan Layang Pasupati dibangun pada Oktober 2001 dan mulai digunakan pada 25 Juni 2005. Jembatan ini memiliki panjang 2,5 kilometer yang menghubungkan Jalan Djundjunan (Pasteur) dan Jalan Surapati. Dana yang digunakan untuk membangun jembatan ini sebesar Rp 278 miliar dan merupakan hibah dari pemerintah Kuwait.
(bbp/bbp)