Boneka jenazah Itu dimaksudkan sebagai simbol matinya hati nurani SBY-Boediono. Selain itu, massa juga membawa dua foto SBY-Boediono.
Dua poster berisi foto wajah SBY dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pun dibawa massa. Namun badan dari kedua foto pemimpin negara dan Jabar itu diganti dengan tubuh orang utan. Tertulis kecaman dalam poster itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain membawa jenazah, foto dan poster bergambar wajah SBY dan Heryawan, massa juga membawa spanduk dan poster berisi kecaman dan penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Salah satunya bertuliskan 'Tolak Kenaikan Harga BBM'.
"Kami menolak rencana kenaikan BBM. Sidang paripurna hari ini harus menyatakan menolak kenaikan BBM atau SBY harus mundur dari jabatannya," tegas salah seorang perwakilan massa dalam orasinya.
(ors/avi)











































