Helmut mengalami memar di beberapa bagian tubuh dan harus mendapat 7 jahitan di kening. Sementara Taryana mendapat 2 jahitan. Tiga korban lain masing-masing Wendi, Perez dan Sharon hanya memar dan sudah keluar dari ruang UGD.
"Yang paling parah itu Helmut karena kepalanya ditendang polisi. Kalau Perez kepalanya kena sama pentungan," ujar Ilham Wiratmaja, Wakabid advokasi dan pengorganisiran Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bandung, saat ditemui di RS Borromeus, Jalan Ir Djuanda, Senin (26/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat posisi jatuh, ia berusaha melindungi kepalanya menggunakan tangan sampai akhirnya mendapat tendangan di kepala. "Ada lebih dari 10 polisi. Badan saya kena tendang semua," tuturnya.
Darah kemudian mengucur dari kepala Helmut. "Saya lalu berusaha lari karena darah mengucur deras dari kepala. Setelah kejadian itu, polisi tidak ada yang mau ngantar ke rumah sakit. Setelah dipaksa, baru ada yang mau," tutur ketua GMNI Kota Bandung itu.
(bbn/bbn)











































