5 Pedemo BBM Menjalani Perawatan di RS Borromeus

5 Pedemo BBM Menjalani Perawatan di RS Borromeus

- detikNews
Senin, 26 Mar 2012 18:01 WIB
5 Pedemo BBM Menjalani Perawatan di RS Borromeus
Bandung - Lima pedemo menolak harga BBM naik yang terluka akibat bentrok dengan polisi di halaman Gedung Sate, Senin (26/3/2012), sempat dirawat di RS Borromeus. Dua orang di antaranya bahkan masih terbaring di Unit Gawat Darurat (UGD) RS Borromeus, masing-masing Helmut Hector dan Taryana.

Helmut mengalami memar di beberapa bagian tubuh dan harus mendapat 7 jahitan di kening. Sementara Taryana mendapat 2 jahitan. Tiga korban lain masing-masing Wendi, Perez dan Sharon hanya memar dan sudah keluar dari ruang UGD.

"Yang paling parah itu Helmut karena kepalanya ditendang polisi. Kalau Perez kepalanya kena sama pentungan," ujar Ilham Wiratmaja, Wakabid advokasi dan pengorganisiran Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bandung, saat ditemui di RS Borromeus, Jalan Ir Djuanda, Senin (26/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Helmut yang ditemui di UGD mengaku mendapat perlakuan kasar dari polisi. "Saya dipukul, jatuh, lalu diinjak," ucapnya.

Saat posisi jatuh, ia berusaha melindungi kepalanya menggunakan tangan sampai akhirnya mendapat tendangan di kepala. "Ada lebih dari 10 polisi. Badan saya kena tendang semua," tuturnya.

Darah kemudian mengucur dari kepala Helmut. "Saya lalu berusaha lari karena darah mengucur deras dari kepala. Setelah kejadian itu, polisi tidak ada yang mau ngantar ke rumah sakit. Setelah dipaksa, baru ada yang mau," tutur ketua GMNI Kota Bandung itu.


(bbn/bbn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads