Bendera KNPI yang terpasang pada kayu dan menancam di pagar Gedung Sate dicabut paksa. Begitupun tiga spanduk yang membentang di pagar. Kebetulan di dalam Gedung Sate sedang berlangsung acara Pembukaan Orientasi Pengurus DPP KNPI.
"Woy KNPI, keluar! Penghianat," ujar pedemo bernada geram. Beberapa di antaranya menggantikan bendera KNPI dengan bendera GMNI.
Massa demonstran ini berasal dari GMNI cabang Bandung serta Jawa Barat dan Kalimantan. Mereka mengumpulkan bendera dan spanduk, lalu membakarnya.
Puluhan anggota Dalmas Polrestabes Bandung yang berada di area dalam Gedung Sate tak bisa berbuat banyak menghadang aksi tersebut.
Dalam aksinya, massa GMNI menyerukan pemerintahan SBY-Boediono tidak pro rakyat terkait kenaikan harga BBM. Pemerintah dianggap mengambil kebijakan sepihak yang merugikan rakyat. Mereka menolak kenaikan BBM.
"Tutunkan rezim SBY-Boediono," teriak orator.
(bbp/ern)











































