RSHS Optimis Operasi Wanda Wandi Sukses Meski Hadapi Risiko

RSHS Optimis Operasi Wanda Wandi Sukses Meski Hadapi Risiko

- detikNews
Kamis, 15 Mar 2012 18:47 WIB
RSHS Optimis Operasi Wanda Wandi Sukses Meski Hadapi Risiko
Bandung - Operasi yang akan dijalani bayi kembar siam Wanda-Wandi pada Senin (19/3/2012) mendatang bukan tanpa risiko. Ada sejumlah kendala dan kemungkinan buruk yang harus dihadapi. Meski begitu tim dokter di RS Hasan Sadikin menyatakan optimis operasi ini bisa sukses dijalankan, dengan kerja keras dan doa.

"Kalau tidak punya harapan, tentu kita tidak akan mengupayakan operasi ini. Memang ada kendala yang harus kita hadapi, tapi kita akan kerja maksimal dan meminimalisir hal buruk yang mungkin terjadi," ujar U Kaswian, Dokter Ahli Anastesi yang merupakan anggota tim penanganan Wanda-Wandi dalam jumpa pers di Ruang Sudang RSHS, Jalan Dr Djundjunan, Kamis (15/3/2012).

Secara teknis, dokter harus melakukan pemisahan organ pada kedua bayi yang saling menempel. Hal itu tentu saja bukan hal yang mudah. "Ternyata sekat dan diagfragma bersatu. Kita harus memisahkan sekat rongga dada supaya bisa bernafas. Sekat diafragma yang bersatu cukup menyulitkan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim dokter pun harus ekstra hati-hati saat memisahkan sejumlah organ. Selain itu, dokter harus menutup bagian kulit yang terbuka saat pemisahan dilakukan nanti.

"Nantinya kita bisa menggeser kulit, atau menggunakan bahan sintentis untuk menutup bagian yang terbuka ini," tuturnya.

Sementara itu Dokter Bedah Anak Bustabul Arifin yang juga anggota penanganan menuturkan, kemungkinan ada usus maupun pembuluh darah yang bersaling silang.

"Memang itu kita anggap itu kesulitan tapi kita juga telah siapkan diri untuk penanganannya," kata Bustanul.

Ia pun mengaku tak bisa menyebut berapa persen kemungkinan berhasil operasi ini. "Kita tidak bisa sebut berapa persen, tapi kami optimis dan akan melakukan pekerjaan kami sebaik-baikknya," katanya. Untuk pelaksanaan operasi sendiri, dokter akan mempersiapkan operasi panjang selama 6 hingga 8 jam.

(tya/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads