Wusss! Waspada Angin Kencang di Kota Bandung

Wusss! Waspada Angin Kencang di Kota Bandung

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 15 Mar 2012 18:20 WIB
Bandung - Kecepatan hembusan angin di Kota Bandung mengalami peningkatan sejak beberapa hari terakhir. Warga Bandung pun diminta waspada pohon dan konstruksi bangunan yang tiba-tiba tumbang tertiup angin. Tercatat kecepatan angin menembus angka 22 knot atau 40 km/jam hingga pukul 14.00 WIB, Kamis (15/3/2012).

Hal tersebut disampaikan Staf BMKG Kota Bandung Ani Hanifah saat ditemui wartawan di kantornya, Jalan Cemara. Menurut Ani angka kecepatan angin itu tergolong tinggi lantaran biasanya kecepatan normal itu pada angka 5-10 knot.

"Kecepatan angin di Kota Bandung ini mengalami peningkatan sejak 9 Maret lalu. Kecepatan angin paling rendah tercatat mencapai 15 knot atau 27 kilometer per jam dan tertinggi 22 knot atau 40 kilometer per jam," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ani menjelaskan, kecepatan angin saat ini termasuk tinggi atau di atas normal. Fenomena angin kencang di Bandung saat ini sama seperti pada Januari 2012 lalu.

Menurut dia, melihat gejalanya karena terjadi palung di Samudera Hindia sebelah selatan Bali. Sehingga, lanjut dia, menyebabkan terjadinya badai Lua yang menimbulkan badai tropis di wilayah Jawa. Termasuk juga wilayah Jabar dan sekitarnya.

"Kecepatan angin yang tinggi ini bisa menyebabkan dampak di perkotaan dan pegunungan. Misalnya pohon tumbang. Kalau di daerah pantai, bisa terjadi gelombang tinggi," ucap Ani.

Ia mewanti-wanti agar masyarakat waspada kemungkinan adanya pohon tumbang, mengingat sejumlah ruas jalan di Kota Bandung, terdapat pohon rawan tumbang. Sedangkan di pesisir pantai di Jawa Barat, para nelayan diingatkan mewaspadai gelombang setinggi 5 hingga 7 meter.

"Angin kencang seperti ini diprediksi bisa terjadi selama tiga hari hingga tiga minggu ke depan. Namun begitu, kami lihat dulu perubahan tekanan rendah yang terjadi di Jabar selatan pada tiga hari ke depan," tuturnya.

Potongan bingkai reklame yang tiba-tiba lepas dan menimpa pejalan kaki di Jalan LRE Martadinata, Rabu (14/3/2012) sore, bisa menjadi contoh terkait angin kencang ini.

(bbp/ern)


Berita Terkait