Sumarni (35) dan Falah (9), nyaris terjilat si jago merah yang berkobar di rumah permanen berlantai dua miliknya, Jalan Dungus Cariang, RT 2 RW 07, Kelurahan Dungus Cariang, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Kamis (15/3/2012) sekitar pukul 13.30 WIB.
Saat percikan api masih kecil, ibu dan anak itu sedang terlelap tidur di kamar lantai satu. Beruntung sebelum kobaran api membesar, Sumarni terbangun. Ia pun panik dan bergegas keluar rumah sambil menggendong anaknya tersebut. Sekejap rumah yang dihuni dua kepala keluarga itu diamuk api. Diduga penyebabnya korsleting listrik.
"Tadi itu Bu Sumarni dan seorang anaknya lagi tidur. Kalau penghuni lainnya sedang tidak ada di rumah," kata saksi mata sekaligus warga sekitar, Daday Adang Sudrajat, saat ditemui di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Api tadi sudah membesar, terutama di bagian atap. Warga berusaha memadamkan agar tidak merembet ke rumah lainnya," ucap Daday.
Setengah jam kemudian, tiga unit mobil Dinas Kebakaran Kebakaran tiba di lokasi. Api yang sudah mengecil itu buru-buru dijinakkan petugas pemadam.
Pemilik rumah terlihat shock. Meski tidak ada korban jiwa, akibat kejadian ini kerugian yang dialami diperkirakan menembus puluhan juta rupiah. Pihak kepolisan dari Polsek Andir masih menyelidiki penyebab kebakaran.
(bbp/ern)










































