"Kalau angkutan umum dikasih subsidi, maka inflasi tidak akan tinggi. Dan yang kita layani ini kan masyarakat menengah ke bawah," kata Ketua DPD Organda Jabar Aldo Vantinus Wiyana.
Bentuk subsidi itu misalnya dengan memberlakukan harga khusus BBM bagi angkutan umum. Namun subsidi hanya diberikan pada orang yang tepat, jangan sampai subsidi diberikan masyarakat umum apalagi orang kaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan menampung aspirasi tersebut dan akan menyampaikannya ke pemerintah pusat.
"Iya, nanti akan saya suarakan ke pemerintah pusat dari Organda ini. Walaupun nanti terjadi kenaikan, itu diharapkan tidak berlaku bagi kendaraan umum atau angkutan massa," ujar Heryawan.
Namun, sambung dia, ke depan harus ada mekanisme khusus untuk mengatur pemberian subsidi itu. Karena dikhawatirkan hal itu justru akan dimanipulasi dan subsidi malah diperoleh mereka yang tidak berhak.
"Kalau bagus, nanti dibuat teknisnya agar tidak ada manipulasi dan tidak ada penyimpangan dalam penggunaannya," tandas Heryawan.
(orb/ern)











































