Karinding Attack Gelar Konser Tunggal Besok Malam

Karinding Attack Gelar Konser Tunggal Besok Malam

Tya Eka Yulianti - detikNews
Senin, 12 Mar 2012 17:33 WIB
Bandung - Karinding Attack (Karat), kelompok musik metal yang menggunakan alat musik tradisional akan menggelar konser tunggal di Taman Budaya (Dago Tea House), besok malam, Selasa (13/03/2012). Konser tersebut juga sebagai momen peluncuran album perdana Karat yang bertajuk 'Gerbang Kerajaan Serigala'.

Menurut salah seorang anggota Karinding Attack, Iman Rahman Angga Kusumah alias Kimung, konser ini juga sebagai bentuk rasa syukur untuk tiga tahun perjalanan Karat yang secara resmi dibentuk pada 12 Maret 2009.

"Konser ini diselenggarakan sebagai pembuktian komitmen Karat untuk mengembangkan musik karinding dan menyebarkannya ke khalayak luas," ujar Kimung dala jumpa pers yang digelar di Common Room, Jalan Kyai Gede Utama Bandung, Senin (12/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada konser tunggal ini, Karat tak hanya unjuk kabisa diri sendiri. Mereka juga mengajak banyak musisi untuk ikut tampil dalam konser tunggal mereka. Karena itu, konser ini dibagi menjadi dua sesi.

Pada sesi pertama, Karat akan membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri salah satunya 'Dadangos Bagong', 'Wasit Kehed', dan lainnya. Sedangkan untuk sesi kolaborasi, Karat akan manampilkan komposisi musik karinding buhun bersama Gabungan Aki-aki Sunda, Trie Utami, dan Budi Dalton.

Selain itu, menurut sang vokalis, Mohamad Rohman alias Man Jasad, Karat juga akan mengeksplorasi corak musik jazz bersama pianis Sony Akbar, music folk dengan Paperback, permainan instrumen kacapi bersama sinden Sri Rejeki, serta memainkan komposisi musik pop bersama Risa Saraswati.

"Banyak kolaborasi dengan musisi-musisi yang lain. Kenapa kita enggak ngambil musisi metal, karena kita sudah paling metal," ujar Man Jasad dengan nada bercanda.

Selama 1,5 jam, Karat akan menghibur penonton. Para personel Karat berharap penonton bisa mengapresiasi sebuah musik yang menawarkan warna baru dengan memainkan alat karinding.

(tya/ern)


Berita Terkait