Sama-sama digadang-gadang bakal maju pada Pilgub sebagai gubernur, Dede menyebut ia dan Heryawan akan tetap bertugas sebagaimana mestinya.
"Yang penting tugas kita berjalan sesuai dengan amanah konstitusi yaitu sebagai gubernur dan wagub tetap berjalan sesuai tupoksinya. Sebagai wagub, saya tetap akan membantu beliau (Heryawan - red)," kata Dede.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dede saat ini masih terlalu jauh membahas kompetisi antara dirinya dan Heryawan, sebab pencalonan dirinya dari Demokrat pun belum pasti. "Saat ini saya pikir apapun perintah gubernur akan tetap saya laksanakan. Artinya, belum ada kompetisi," ujarnya.
Lebih lanjut ia menampik jika hubungannya selama ini kurang harmonis dengan Heryawan. "Enggak ada (masalah). Sampai sekarang juga tidak ada masalah," bantahnya.
Mengenai keikutsertannya dalam bursa balon gubernur Partai Demokrat, Dede mengaku belum memberitahukannya pada gubernur. Ia punya alasan untuk itu.
"Ini hak saya sebagai kader partai. Sama seperti Pak Heryawan dengan partainya, punya hak yang sama," ucapnya.
Setiap kader partai maupun individu, tentu punya hak untuk mencalonkan atau dicalonkan sebagai kepala daerah.
"Kita harus bedakan mana tugas partai, mana tugas negara. Tugas negara kan amanah, menjalankan roda pemerintahan. Kalau tugas partai bagaimana memasukkan kader-kader terbaiknya (di pilkada)," paparnya.
Jadi dalam konteks pencalonan sebagai balon gubernur, ia menilai saat ini tak perlu minta izin pada orang nomor satu di Jabar itu.
"Nanti lah kalau sudah resmi (jadi cagub) karena prosesnya masih panjang. Kalau sudah resmi, saya akan minta izin sama beliau," tutur Dede.
(orb/ern)










































