Jika selama ini terkesan malu-malu kucing untuk maju sebagai calon gubernur, kali ini Walikota Bandung Dada Rosada memastikan ikut bursa bakal calon (balon) gubernur Jabar dari Partai Demokrat. Dengan begitu, sudah bisa dipastikan Dada keluar dari Partai Golkar.
Tiba di Kantor DPD Partai Demokrat Jabar sekitar pukul 17.45 WIB atau 15 menit jelang penutupan pengambilan formulir balon gubernur dan balon wagub, Dada datang didampingi Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan.
Keluar dari mobil dinas dengan nopol D 1610 PN, Dada langsung masuk ke dalam gedung. Usai mendengar penjelasan dari panitia, Dada langsung mengambil formulir pendaftaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Tim Penjaringan Balon Gubernur dan Balon Wagub Partai Demokrat Jabar Didin Supriadin mengatakan, hingga batas akhir pengambilan formulir hanya ada 8 orang yang datang.
Ke 8 orang itu mengambil formulir pendaftaran sebagai balon gubernur. Mereka masing-masing Iwan Sulanjana, Yusyus Kuswandana, Sali Iskandar, Teddy Suratmadji, Daday Hudaya, Nana Rukmana Asmita, Dede Yusuf serta Dada Rosada.
Sementara ada 4 nama yang mengambil formulir pendaftaran sebagai balon wagub. Beberapa di antaranya bahkan mengambil dua formulir baik sebagai balon gubernur maupun balon wagub. Mereka masing-masing Iwa Gartiwa, Irwan Koesdrajat, Nana Rukmana dan Sali Iskandar.
Sementara satu nama lagi yakni anggota DPR RI Adjeng Ratna Suminar urung mengambil formulir. Padahal sebelumnya, Adjeng sudah mengonfirmasi akan datang hari ini. Namun hingga batas akhir pengambilan formulir, yang bersangkutan tidak datang.
"Setelah proses pengambilan formulir ditutup hari ini. Kita tunggu saja mulai besok hingga 14 Maret siapa saja yang mengembalikan formulir," kata Didin.
(orb/ern)










































