Pembunuh Bayaran di Internet Ngaku Dibantu Militer dan Polisi

Pembunuh Bayaran di Internet Ngaku Dibantu Militer dan Polisi

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 07 Mar 2012 09:39 WIB
Bandung - Unjuk gigi diperlihatkan orang tak dikenal yang menawarkan jasa pembunuh bayaran di Internet. Asli atau palsu, ini tetap sebuah ancaman. Bahkan jasa pembunuh bayaran yang hanya melayani klien di Bandung itu mengaku dibantu orang-orang terlatih.

"Persetujuan Pembunuhan. Kami menyediakan tenaga profesional yang terlatih dan terpercaya untuk melayani pesanan anda. Kami juga memiliki kakas dan dukungan orang dalam di militer dan kepolisian," tulis dalam laman: hitmanindonesia.wordpress.com.

Tulisan tersebut ditulis pada 10 Oktober 2008. Namun hingga Rabu (7/3/2012), tulisan tawaran jasa pembunuh bayaran ini masih terpampang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bernada menyakinkan, kalimat yang disampaikan selanjutnya lekat bernuansa bisnis. Calon peminat langsung diajak tawaran harga sesuai target yang diinginkan. Berikut penggalan isi tulisan yang masih satu kaitan di situs tersebut.

"Harga berbeda-beda tergantung sasaran dan tingkat kesulitan penghapusan jejak. Harga penculikan lebih mahal daripada harga pembunuhan, karena target masih dalam keadaan hidup. Harga anak pengusaha tentu berbeda dengan harga mahasiswi perguruan tinggi swasta. Pembayaran dilakukan dengan uang tunai. Untuk sementara, kami hanya melayani sasaran di daerah kota Bandung," tulisanya.

Bagi calon peminat yang serius, penulis meminta mengirimkan email ke alamat shinig4mi444@yahoo.com.

Tak hanya itu. Penulusuran wartawan, hadir pula sebuah blog yang mengklaim sebagai jasa pembunuh bayaran. Ia berkisah pengalaman lewat tulisan di blog tersebut.

"saya memulai bisnis ini sekitar 3 tahun lalu. Hal yg saya anggap mudah karena tuntutan ekonomi. Tapi pada kenyataannya tidak semudah yg saya bayangkan. Pada tahun 2009 awal saya di tinggalkan oleh keluarga karena dianggap tidak mampu dari sisi ekonomi. Karena tekanan itulah saya memasang iklan di sejumlah website untuk jasa membunuh. Sekedar iseng saja tp tanpa diduga job itu datang sekitar bulan mei. Saya di telp oleh seorang laki2 dan menanyakan soal iklan yg saya pasang. Awalnya saya ketakutan karena mengira ini dari pihak kepolisian. Tapi pada saat itu masuk penjara karena pasang iklan tersebut pun saya sudah sangat siap," ungkapnya.

Kemudian penulisnya melanjutkan. "Akhirnya saya pun mengadakan pertemuan langsung. Ternyata. dia adalah seorang suami yg di khianati istrinya dan meminta saya mengeliminasi laki2 selingkuhan istrinya. Lengkap dengan foto, alamat, dan uang 5 jt rupiah yg menurut saya waktu itu adalah jumlah yg banyak. Dengan gemetar terlintas dipikiran saya untuk menipu. Uang saya ambil dan saya menghilang selesai kan? tp takdir berkata lain. Saya termasuk orang yg selalu menepati janji dan bapak itu pun menjanjikan sejumlah uang bila saya berhasil melakukan tugas target saya seorang karyawan bank swasta di bandung yg saya selesaikan tgl 23 mei 2009. Itulah target pertama saya," katanya.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini