Eks calon bupati (cabup) Garut Sali Iskandar mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur (balongub) Jabar. Diantar puluhan massa pendukungnya, Sali datang dan mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPD Patai Demokrat Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Senin (5/3/2012).
Gagal di pilkada Garut, Sali mencoba peruntungannya jadi orang nomor satu di Jabar dengan perahu Partai Demokrat. Ia jadi orang kedua yang mengambil formulir pendaftaran sebagai balongub dari Demokrat. Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Iwan Sulanjana sudah mengambil formulir lebih dulu sebagai balongub beberapa waktu lalu.
"Sekarang saya coba dari jalur Demokrat karena jalur independen pernah dicoba," kata Sali kepada wartawan usai mendaftarkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sali sendiri punya background sebagai akademisi. Ia merupakan pendiri dan pembina Yayasan Universitas Al-Ghifari Bandung, STT Jabar serta STMIK Jabar.
Sali juga tercatat sebagai ketua Persatuan Guru dan Dosen Swasta Republik Indonesia (PGSDSRI), ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPTSI). Ia pun kini menjabat sebagai dirut CV Siger Tengah Grup.
Di Demokrat, ia baru bergabung menjadi kader pada Desember 2011. Soal ketertarikannya gabung ke Demokrat, ia mengaku punya pertimbangan tersendiri.
"Kebetulan saya bikin buku biografi tentang presiden dari masa ke masa, wapres dan gubernur. Saya coba pendekatan seperti itu dan pilihan akhirnya jatuh ke Demokrat," tandas Sali.
Sementara di pilkada Garut 2009 ia kalah dari pasangan Aceng Fikri dan Dicky Chandra. Saat itu ia bertarung dengan bendera independen meski mengaku sempat dilamar beberapa partai.
(orb/bbp)










































