Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bupati Wakil Bupati Bogor dan jajaran Pemerintahan Kabupaten Bogor.
Dalam rilis yang diterima detikbandung, Kepala Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor Rudi Gunawan mengatakan, Fesitival Dongdang ini merupakan yang ketiga kalinya digelar. Biaya kegiatan yang melibatkan seluruh unsur OPD, Forum Koodinasi Pimpinan Daerah, Ormas, Parpol dan perwakilan dari 40 Kecamatan dan 428 Desa itu mencapai Rp 1,2 miliar yang berasal dari APBD tahun 2012 Pemerintah Kabupaten Bogor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masing-masing dongdang berisi hasil bumi pertanian berupa sayuran, buah-buahan dan makanan tradisional khas daerah masing-masing. Setiap dongdang diarak sebanyak 15 orang, terdiri dari pengusung 4 orang, 1 orang pembawa papan identitas kontingen peserta, selanjutnya dikuti 10 orang pengiring dongdang dengan lantunan musik nuansa islami seperti marawis, qasidah dan lain-lain.
Busana yang dikenakan para peserta festival, yakni khas Jawa Barat ataupun busana muslim/muslimah. Pada tahun 2010 lalu, Festival Dongdang berhasil masuk Rekor MURI dengan jumlah dongdang yang diusung sebanyak 1000 buah.
Dalam kesempatan itu, Heryawan berharap Festival tahunan ini dapat menjadi ajang silaturahim sekaligus menampilkan sejumlah atraksi budaya. Menurutnya Festival ini cukup menarik karena melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk ikut dan bergembira bersama.
Festival ini sepertinya dapat dijadikan obyek wisata untuk menyedot wiasatawan hadir menyaksikan. Lebih dari itu Peringatan Maulid yang dirangkaikan dengan Festival Dongdang merupakan wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Maknanya adalah semangat meneladani untuk menjadi inspirasi dalam mengisi pembangunan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bogor.
"Semangat Maulid adalah semangat meneladani apa yang Nabi Muhammad contohkan yakni menghadirkan kebaikan, kesejahteraan dan kemajuan pembangunan di Jawa Barat," ujarnya.
(avi/avi)











































