"Caranya mulai SMS hingga menelepon langsung korbannya. Kalau modusnya banyak. Antara lain pelaku pura-pura ditilang polisi dan seolah polisi minta pulsa, serta pelaku mengaku kalau keluarga korban kecelakaan dan segera dikirim pulsa," terang Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Wijonarko.
Dia mengungkapkannya saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh, Senin (27/2/2012).
"Para pelaku itu mempelajari dan mengulik modus-modus baru. Tentu saja, pelaku mengulangi perbuatannya setelah beberapa kali berhasil menipu para korban," kata Wijonarko.
Ia menilai, pelaku yang berpura-pura ditilang polisi, lalu polisi seolah meminta uang itu tergolong modus berani. Ia meyakinkan kalau tidak ada polisi yang bertindak seperti itu saat menilang pengendara.
"Itu 'kan trik pelaku atau bagaimana caranya agar korban tertarik untuk memenuhi keinginannya. Tentu saja akan kami tindak bila pelaku diketahui keberadaannya. Hingga kini, kami belum menerima laporan langsung dari korban. Tetapi aksi penipuan semacam ini tetap diselidiki," tutup Wijonarko.
(bbn/ern)











































